![]() |
| Antara Airmata dan Kerinduan |
Sunyi pun kelam,
Bayang pun pudar,
Dan tetap ku terdiam,
Melambaikan harapan,
Di terpa sayup-sayup senja kelabu.
Tiada jarak, tiada waktu.
Semua saru bagaikan kumparan debu.
Panjang lolongan asa berseteru,
Meniru-niru riakan ombak di lautan biru,
Bermandikan cahaya rembulan yang bisu,
Dengan tatapan nanar membelenggu,
Lalu tumbuh pucuk-pucuk ratapan sendu,
Mengilhami sanubari yang kian termangu....
Antara airmata dan kucuran keringat,
Terpampang di sela ruang dan waktu,
Menggambarkan kerinduan punguk pada rembulan,
Sesaat angan Menari-nari,
Bersama lembayung di ufuk barat,
Di elus lembutnya bayu merengkuh,
Bersenda gurau melepaskan sunyi,
Dalam hari-hari yang serasa rancu,
Karya : Awaludin. S.sos

Tidak ada komentar:
Posting Komentar