"Aku lelah, dan aku telah sampai dimana aku menoleh dan aku menyadari aku tak pernah menemukan apa-apa. Dan bahwa seumur hidupku Aku hanya pura-pura bahagia."
1/11/2013
Kisah yang tak mampu ku Lukis
Menolehlah,
Kan kau dapati aku yang tengah meneguk segelas tangis.
Bicaralah,
Kan kau rasa aku yang tengah berkemelut sepi.
Sentuhlah,
Kan kau tau sebuah rindu yang kian meredup.
Aku berkaca dalam gelapnya hari,
Bukan untuk melengkapi lapisan derita,
Bukan pula menapaki tajamnya luka mengiris hati,
Namun ku berkaca mengenali hidup,
Sampai dimana aku dapat melangkah,
Belajar dari banyaknya rasa yang menggeliat,
Bila,,,bila,,,dan bila.
Bukan itu ungkapan untuk ku menyesali.
Kisah yang tak pernah terlukis oleh ku.
Dan hanya perasaanku saja yang enggan berkasih.
Karna bait-bait dari hatiku tersimpan dalam kenangan itu.
Sampai kini tanpa aku sadari,
Sosok itu tinggallah mimpi.
Sebuah sejarah yang tak pernah ku mengerti,
di antara riaknya kehidupan dan deras nestapa,
hati memilih jawaban yang slama ini ku menunggu.
Bukan aku,,,dan membuatku tetap terdiam.
Karya : Awaludin. S.ip
1/06/2013
Antara Aku dan Dia
Dirinya,,,
sosok cantik jelita yang dengannya ku bahagia.
Senyumnya,,,
sosok manis nan ayu yang dengannya ku merengkuh tawa.
Dia,,,dan dia.
Seperti mawar yang merekah diantara gulma,
Dia,,,dan dia.
Seperti air, tenang dan bening menghanyutkan rindu.
Antara ilusi dan realita,
Antara bayang dan bentuk,
Antara senja dan fajar,
Ku terus ingkari,
bukan itu hatiku berlabuh...
Ku berucap,
bukan itu hasratku menggebu...
Antara aku dan dia,
Karenanya aku merindu, tapi bukan geliat nafsu.
Antara aku dan dia,
Karenanya aku menunggu, tapi bukan aku membisu.
Antara Aku dan Dia,,,
Seperti serpihan kemelut debu.
Karya : Awaludin. S.ip
Karya : Awaludin. S.ip
Langganan:
Komentar (Atom)